akhirnya beli charger baru juga .
yang original pastinya ..
kapok deh beli yang gak original .
belom sebulan dah is dead, hhu payaaah ..
charger ku 2-2 rusak .
yg original slh 1 kabelnya putus , entahlah itu siapa yg gigit . hehehehe
yg gak original , kabelnya kendor krn ketarik .
hadoh . malang nian nasib 2 charger ku itu ..
dan skrg ada yg baru .
smoga gak rusak lagi ..
amin
February 23, 2009
February 16, 2009
charger rusak
owh . my charger , knpa kauw rusak sih ..
hape ku trcintah , "ichigo" (warna pink soalnya, kan identik ama strawberry, ichigo artinya strwberry dalam bhs. jepang) , harus dead sementara .
sebenarnya aku no problem sih , gak maen hape sehari .
soalnya aku bukan tipe orang yg suka sms_an ..
lbh sering buka internet .,
bs pingsan nih , gak nge_net sehari .
hahhhahaahaha lebay !!
hape ku trcintah , "ichigo" (warna pink soalnya, kan identik ama strawberry, ichigo artinya strwberry dalam bhs. jepang) , harus dead sementara .
sebenarnya aku no problem sih , gak maen hape sehari .
soalnya aku bukan tipe orang yg suka sms_an ..
lbh sering buka internet .,
bs pingsan nih , gak nge_net sehari .
hahhhahaahaha lebay !!
iseng-iseng
kalo gak ada guru , kelas kadang rame , kadang adem-ayem .
suatu hari , kelas lagi adem-ayem banget .
ada 1 murid (co) , yang rada2 dah sifatnya , senga banget .
kadang baek jga , tapii dia suka bo'ong .
trus wkt itu , dia iseng banget , bwa kodok kecil ,
boleh nyulik di kebon .
trus dia simpen di gelas aqua , buat nakut2in nak2 ce ,
nak2 co , tauk ..
trus dia di ajak ke toilet ama slh 1 dari nak2 co .
di masukin deh, tuh kodok di tas_nya .
pas dia tauk , klo ada kodok di tas_nya ,
lbh parah_nya lg di tauknya pas ada guru , n dia nge_less aja kyak bajay ,
cma mo ngobrak-ngabrik tas .
pdhl buat ngeluarin kodok .
hahahhaahahaha
saran gw sih , tuh kodok buat praktek biologi . hhahahaa
suatu hari , kelas lagi adem-ayem banget .
ada 1 murid (co) , yang rada2 dah sifatnya , senga banget .
kadang baek jga , tapii dia suka bo'ong .
trus wkt itu , dia iseng banget , bwa kodok kecil ,
boleh nyulik di kebon .
trus dia simpen di gelas aqua , buat nakut2in nak2 ce ,
nak2 co , tauk ..
trus dia di ajak ke toilet ama slh 1 dari nak2 co .
di masukin deh, tuh kodok di tas_nya .
pas dia tauk , klo ada kodok di tas_nya ,
lbh parah_nya lg di tauknya pas ada guru , n dia nge_less aja kyak bajay ,
cma mo ngobrak-ngabrik tas .
pdhl buat ngeluarin kodok .
hahahhaahahaha
saran gw sih , tuh kodok buat praktek biologi . hhahahaa
February 13, 2009
Teenlite Selesai !!
horeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee !!
teenlite selesai, thx yang dah ngikutin ceritanya dari volume 1-4 .
heheheheehehe
kritik dan saran di tunggu ^^v
-luv-
noni
teenlite selesai, thx yang dah ngikutin ceritanya dari volume 1-4 .
heheheheehehe
kritik dan saran di tunggu ^^v
-luv-
noni
quiet person volume 4
Akhirnya aku menyusun strategi untuk mempertemukan Rara dan Hafidz.
Pada jam istirahat ke 2, aku mempertemukan mereka, sekaligus ingin konfirmasi dari Hafidz, kenapa memutuskan hubungannya dengan Rara.
"Hafidz, Rara.. maaf sebelumnya karena gue gak memberitahukan kalian, kalau gue mempertemukan kalian di sini"
"Udah deh, Ay. Gak usah pake basa-basi. Lu bilang aja apa maksud lu"
Aya menarik nafas panjang
"Gue yang menyomblangkan kalian, jadi gue juga ikut bertanggung jawab atas hubungan kalian, sekarang gue nanya ke loe, Fidz. Kenapa loe mutusin Rara?!, jawab sejujur-jujurnya ya.."
Hafidz pun menjawab
"Maaf, bukannya gue gak suka sama Rara, gue suka, karena Rara orang yang menyenangkan, smart, cantik. Tapi......"
"Tapi apa fidz?!" tanya Rara
"Karena gue suka sama Aya, sejak pertama kali masuk sekolah ini, dan gue baru berani bilang sekarang, karena sepertinya Aya hanya menganggap gue sebagai sahabat. Maaf ya, Ra.."
"Huft, baiklah kalau memang seperti itu" jawab Rara sambil tersenyum
Aku hanya bisa bengong mendengar pengakuan dari Hafidz, terkejut, senang karena dia juga menyukaiku, sedih karena kandasnya hubungannya dengan Rara yang juga sahabatku, campur aduk jadi satu.
Pada jam istirahat ke 2, aku mempertemukan mereka, sekaligus ingin konfirmasi dari Hafidz, kenapa memutuskan hubungannya dengan Rara.
"Hafidz, Rara.. maaf sebelumnya karena gue gak memberitahukan kalian, kalau gue mempertemukan kalian di sini"
"Udah deh, Ay. Gak usah pake basa-basi. Lu bilang aja apa maksud lu"
Aya menarik nafas panjang
"Gue yang menyomblangkan kalian, jadi gue juga ikut bertanggung jawab atas hubungan kalian, sekarang gue nanya ke loe, Fidz. Kenapa loe mutusin Rara?!, jawab sejujur-jujurnya ya.."
Hafidz pun menjawab
"Maaf, bukannya gue gak suka sama Rara, gue suka, karena Rara orang yang menyenangkan, smart, cantik. Tapi......"
"Tapi apa fidz?!" tanya Rara
"Karena gue suka sama Aya, sejak pertama kali masuk sekolah ini, dan gue baru berani bilang sekarang, karena sepertinya Aya hanya menganggap gue sebagai sahabat. Maaf ya, Ra.."
"Huft, baiklah kalau memang seperti itu" jawab Rara sambil tersenyum
Aku hanya bisa bengong mendengar pengakuan dari Hafidz, terkejut, senang karena dia juga menyukaiku, sedih karena kandasnya hubungannya dengan Rara yang juga sahabatku, campur aduk jadi satu.
quiet person volume 3
Hafidz pun pergi meninggalkan Rara sendiri.
Rara menangis setelah mendengar penjelasan dari Hafidz. Rara akhirnya menuju kelas Aya, Rara bercerita pada Aya, apa yang sedang di alaminya.
"Ay, gue putus ama Hafidz"
"Hah ?! kenapa ?!"
"Entahlah gue sendiri juga gak tahu. Hafidz tadi bilang ama gue, hubungan kita cukup sampai di sini dan dia gak memberikan alasan yang jelas" jelas Rara sambil menangis "Ya udah, nanti gue ngomong ama Hafidz. Loe yang sabar yaa.."
"Iya.."
"Hafidz gue pengen ngomong sama loe, loe mutusin Rara?!"
"Kalau iya kenapa?!" jawabnya enteng tanpa rasa bersalah
"Kalian tuh cocok banget, kenapa loe menyianyiakan Rara?!, Rara itukan cantik, pintar dan ......"
"CUKUP ! Ay !" bentak Hafidz
"MAU GUE PUTUS ATAU GAK, BUKAN URUSAN LO ! SUDAH JANGAN MENCAMPURI URUSAN GUE LAGI !!"
Aku hanya diam, lalu aku pergi meninggalkan Hafidz, dengan perasaan sedih dan kesal, karena baru pertama kali, Hafidz membentakku..
Rara menangis setelah mendengar penjelasan dari Hafidz. Rara akhirnya menuju kelas Aya, Rara bercerita pada Aya, apa yang sedang di alaminya.
"Ay, gue putus ama Hafidz"
"Hah ?! kenapa ?!"
"Entahlah gue sendiri juga gak tahu. Hafidz tadi bilang ama gue, hubungan kita cukup sampai di sini dan dia gak memberikan alasan yang jelas" jelas Rara sambil menangis "Ya udah, nanti gue ngomong ama Hafidz. Loe yang sabar yaa.."
"Iya.."
"Hafidz gue pengen ngomong sama loe, loe mutusin Rara?!"
"Kalau iya kenapa?!" jawabnya enteng tanpa rasa bersalah
"Kalian tuh cocok banget, kenapa loe menyianyiakan Rara?!, Rara itukan cantik, pintar dan ......"
"CUKUP ! Ay !" bentak Hafidz
"MAU GUE PUTUS ATAU GAK, BUKAN URUSAN LO ! SUDAH JANGAN MENCAMPURI URUSAN GUE LAGI !!"
Aku hanya diam, lalu aku pergi meninggalkan Hafidz, dengan perasaan sedih dan kesal, karena baru pertama kali, Hafidz membentakku..
February 12, 2009
quiet person volume 2
Di Sekolah
"Hafidz !" panggilku
"Gue mau ngomong ama lo"
"Apa ?!"
"Lo mau gak gue comblangin ama Rara ?!"
"Rara mana ?!"
"Itu yang anaknya tenar, cantik, baik, pintar, siswi teladan pula" jelasku panjang lebar
"Owh" jawab hafidz kayak orang bego
"terus kenapa ?!" tanyanya lagi rada blo'on
"Dodol lo ! gue tanya mau gak lo , gue comblangin ama Rara ?!"
"Gak ah , gue lagi males pacaran, emang napa sih , dalam rangka apa , lo mau nyomblangin gue ama dia ?!"
"Gak napa-napa"
"Yaaaa .. ayo dong fidz , demi temanmu yang cantik ini" aku merayu denganh tampang tak berdosa
"Ya . udah deh" jawabnya pasrah
Akhirnya aku berhasil , mendekatkan mereka berdua , sungguh senangnya melihat Hafidz dan Rara menjadi sepasang kekasih.
Namun.. entahlah ada sesuatu yang menjadi beban di hatiku, seperti patah hati. tapi tidak mungkin aku menyukai Hafidz, aku hanya menganggap dia sebagai sahabat . Just friend no more.
Sekarang Rara dan Hafidz berpacaran , dan kini sudah 2 minggu peresmian hubungan mereka.
Tapi akhir-akhir ini, mereka sering bertengkar. Aku tidak tahu apa yang menyebabkan hubungan mereka seperti ini.
Pada jam istirahat
"Rara !" panggil Hafidz
"Aku mau bicara sama kamu"
"Mau bicara apa ?!" tanya Rara
"Ini soal hubungan kita"
Hafidz pun mengajak Rara berbicara di taman sekolah.
"Ra, maaf banget, sepertinya hubungan kita gak bisa di lanjutkan lagi. lebih baik kalau kta akhiri saja"
Rara pun terkejut
"Kenapa ?!"
"Sorry , Ra. Aku gak bisa ngasih jawabannya ke kamu"
"Hafidz !" panggilku
"Gue mau ngomong ama lo"
"Apa ?!"
"Lo mau gak gue comblangin ama Rara ?!"
"Rara mana ?!"
"Itu yang anaknya tenar, cantik, baik, pintar, siswi teladan pula" jelasku panjang lebar
"Owh" jawab hafidz kayak orang bego
"terus kenapa ?!" tanyanya lagi rada blo'on
"Dodol lo ! gue tanya mau gak lo , gue comblangin ama Rara ?!"
"Gak ah , gue lagi males pacaran, emang napa sih , dalam rangka apa , lo mau nyomblangin gue ama dia ?!"
"Gak napa-napa"
"Yaaaa .. ayo dong fidz , demi temanmu yang cantik ini" aku merayu denganh tampang tak berdosa
"Ya . udah deh" jawabnya pasrah
Akhirnya aku berhasil , mendekatkan mereka berdua , sungguh senangnya melihat Hafidz dan Rara menjadi sepasang kekasih.
Namun.. entahlah ada sesuatu yang menjadi beban di hatiku, seperti patah hati. tapi tidak mungkin aku menyukai Hafidz, aku hanya menganggap dia sebagai sahabat . Just friend no more.
Sekarang Rara dan Hafidz berpacaran , dan kini sudah 2 minggu peresmian hubungan mereka.
Tapi akhir-akhir ini, mereka sering bertengkar. Aku tidak tahu apa yang menyebabkan hubungan mereka seperti ini.
Pada jam istirahat
"Rara !" panggil Hafidz
"Aku mau bicara sama kamu"
"Mau bicara apa ?!" tanya Rara
"Ini soal hubungan kita"
Hafidz pun mengajak Rara berbicara di taman sekolah.
"Ra, maaf banget, sepertinya hubungan kita gak bisa di lanjutkan lagi. lebih baik kalau kta akhiri saja"
Rara pun terkejut
"Kenapa ?!"
"Sorry , Ra. Aku gak bisa ngasih jawabannya ke kamu"
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)