November 03, 2013

Tulisan 2 (Bahasa Indonesia)

Windows XP  5 kali lebih banyak virus dibanding Windows 8 


Berdasarkan sebuah laporan yang dikeluarkan oleh Microsoft, terungkap bahwa sistem operasi lawas Windows XP sudah sangat renta dan rentan akan disusupi virus dan malware berbahaya. Pada sebuah survey dan scan pada 1000 unit komputer dengan berbagai sistem operasi, ditemukan bahwa sebanyak 9,1 komputer bersistem operasi Windows XP SP3 telah terinfeksi oleh virus.
Angka ini jauh diatas Windows Vista SP2 yang hanya menyumbang sebanyak 5,5 komputer bervirus dari 1000 unit komputer yang di scan. Sedangkan Windows 7 SP1 berada di bawahnya dengan angka 4,9. Lalu disusul dengan Windows 8 RTM yang hanya memiliki angka infeksi sebesar 1,6 per 1000 komputer. Sehingga bisa disimpulkan bahwa Windows XP lebih rawan sekitar 5 kali lipat untuk diserang oleh virus dibandingkan Windows 8.
Sayangnya, sebanyak 31,24% pengguna Windows di seluruh dunia masih menggunakan Windows XP sebagai sistem operasi pilihan mereka. Sehingga kemungkinan merajalelanya virus disana sangat besar dan patut untuk diwaspadai.
Analisis:
Windows XP merupakan sistem operasi yang masih banyak digunakan oleh para pengguna Windows, dan tidak bisa dipungkiri dengan banyaknya pengguna akan mempengaruhi keamanan dari sistem operasi itu sendiri, seperti dilansir oleh Windows sendiri Windows XP lebih rawan virus dibanding Windows 8, ini karena Windows 8 adalah sistem operasi baru yang dirilis oleh Windows, lagipula masih banyak program-program aplikasi yang masih support Windows XP.

Sumber:

October 25, 2013

Tulisan 1 (Bahasa Indonesia)


BlackBerry Messenger, Dibenci Sekaligus Dirindukan!

TeknoUp.com
Tanggal 14 Mei yang lalu, BlackBerry secara mengejutkan mengumumkan bahwa mereka akan melepas aplikasi messenger andalan miliknya ke paltform Android dan iPhone. Tidak tanggung-tanggung, pengumuman tersebut diumumkan langsung oleh CEO Thorsten Heins dan dikatakan akan dirilis secara gratis. Banyak yang mencibir keputusan BlackBerry tersebut karena dianggap sebagai blunder dan akan menjadi bumerang bagi BlackBerry sendiri yang tentu saja akan membuat pangsa pasar BlackBerry yang mulai mengecil akan semakin kecil lagi.

Namun ternyata BlackBerry tetap pada pendiriannya. Setelah melalui beberapa bulan penantian, akhirnya BlackBerry secara resmi akan merilis BBM untuk Android dan iPhone, acara peluncuran BBM lintas platform tersebut sempat diadakan di Jakarta pada tanggal 19 September yang lalu. Pada acara tersebut BlackBerry mengumumkan bahwa aplikasi messenger andalannya bisa diunduh pengguna Android dan iPhone pada tanggal 21-22 September.

Ternyata rencana tersebut tidak berjalan sesuai harapan. Beredarnya bocoran aplikasi BBM untuk Android yang diunduh 1 juta lebih pengguna dalam waktu bersamaan membuat server dan sistem BBM terganggu, akhirnya BlackBerry dengan sangat terpaksa mengumumkan bahwa peluncuran BBM lintas platform akan ditunda sementara waktu. Pengumuman ini mengundang rasa kecewa puluhan juta penggemarnya yang telah menantikan BBM, bahkan sebagian besar pihak mengkritik ketidaksiapan BlackBerry dalam proses lintas paltform ini.

Hari demi hari berlalu, komentar negatif, olok-olok dan rasa sakit hati karena BBM yang dinantikan tidak kunjung tiba semakin hari semakin banyak. Ditambah lagi akun Twitter resmi @BBM absen cukup lama tanpa memberikan update yang jelas soal jadwal rilis BBM lagi.

Saat momentum mulai menurun dan perlahan-lahan BBM lintas platform sudah tidak begitu terdengar lagi kabarnya, akhirnya tengah malam tadi BlackBerry mengumumkan bahwa aplikasi BBM untuk Android dan iPhone akan dirilis dalam beberapa jam ke depan. Tepat 1 bulan sejak kegagalan rilis pertama kali, tampaknya BlackBerry telah banyak berbenah, baik server dan juga aplikasi itu sendiri. BlackBerry tampak lebih siap dalam mengantisipasi membludaknya jumlah pengguna yang mendaftar dengan menerapkan sistem antrian, pengguna yang sebelumnya sudah mendaftarkan diri melalui BBM.com bisa langsung menikmati aplikasinya namun sebaliknya untuk yang belum mendaftar disarankan untuk mengunduh dan mendaftarkan email melalui aplikasi BBM, BlackBerry akan memberikan informasi jika Anda sudah berada di antrian terdepan dan bisa menggunakannya.

Analisa:
            Menurut saya BBM bisa menjadi alternative chat untuk para pegguna Android dan iPhone untuk chat dengan teman-teman mereka yang menggunakan BlackBerry, meskipun pernah dicibir karena gagal dalam perilisan pertama dan BlackBerry terus bebenah diri dalam peningkatan kualitas dan banyak yang mengkhawatirkan jika BBM di Android dan iPhone akan mengecilkan pangsa BlackBerry, padahal menurut saya ada maksud lain pada BlackBerry, bila penjualan device mereka mengalami penyusutan, mereka bisa menjual aplikasi chat mereka pada vendor Android dan IOS.

October 23, 2013

Bahasa Indonesia


  1. Jelaskan dengan contoh “ Penggunaan Bahasa Indonesia secara baik dan benar “!
Penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar bisa di lihat dari cara pengucapan dan penulisan seseorang, namun acapkali penggunaan bahasa tidak sesuai pada tempatnya atau bahkan salah tulis karena penggunaan bahasa sehari-hari yang mengubah dari kata aslinya ke kata yang sering terucap dan terdengar.
Contoh: Apotik, yang benar adalah Apotek
             Praktek, yang benar adalah Praktik

Untuk bisa menggunaka Bahasa Indonesia yang baik dan benar, kita harus bisa menerapkan tata cara bahasa dan penulisan tanpa harus mengurangi atau merubah dari makna dan kata aslinya tapi di ingat pula, gunakan bahasa yang baik dan benar pada tempatnya dan siapakah lawan bicara kita dan juga harap di perhatikan dengan intonasi pada suara agar tak membuat lawan bicara risih terhadap kita.

  1. Berikanlah contoh fungsi bahasa sebagai alat komunikasi !
Untuk berkomunikasi satu sama lain, sebenarnya banyak cara untuk berkomunikasi dengan kode-kode seperti simbol dan bahasa isyarat, tapi tidak semuanya mengerti dan bahkan bisa terjadi kesalahpahaman.
Bila kita berada di suatu daerah atau Negara, alangkah lebih baiknya bila kita mengetahui dan bisa berbicara bahasa yang mereka gunakan, karena bisa menghindari kesalahpahaman dan bisa terjalin lebih akrab antar keduanya.

Contoh: Bila kita menunjuk suatu barang di sebuah rak “Tolong ambilkan itu” padahal banyak barang yang terletak pada rak seperti buku, boneka dan pajangan, pasti orang yang diminta untuk mengambilkan menjadi bingung, ambilkan apa yang di maksudkan.
Tapi bila kita berkata “Tolong ambilkan buku itu” maka orang itu akan langsung cepat mengambil yang kita maksudkan.

July 02, 2013

BUDAYA ORGANISASI

BUDAYA ORGANISASI

1. Pengertian dan fungsi budaya organisasi

Pengertian:
Budaya organisasi (Luthans, 2007) adalah nilai dan norma bersama yang menuntun perilaku para anggota organisasi.

Budaya organisasi (Glinow & McShane, 2007) terdiri atas nilai dan asumsi bersama dalam organisasi.

Menurut Piti Sithi Amnuai (Seorang CEO Bangkok Bank), secara umum budaya organisasi dapat diartikan sebagai “A set of basic assumption and belief that are shared by members of an organization, being developed as they learn to cope with problems of external adaption and internal integration”.

Dan seorang CEO Starbucks, Howard Schult, mengatakan bahwa budaya organisasi adalah “Kebiasaan kerja yang seluruh manajemen dan karyawan suatu perusahaan yang telah diterima sebagai standar perilaku kerja, serta membuat mereka terikat secara emosional.

(Schein, 1992) menguraikan bahwa budaya organisasi dapat dibedakan menjadi tiga tingkatan. Tingkat pertama, tingkah laku dan artifak, merupakan perwujudan yang dapat diamati. Tingkat kedua, nilai-nilai, tidak dapat dilihat tetapi terungkap melalui pola perilaku tertentu. Tingkat ketiga, merupakan tingkatan yang dalam yang mendasari nilai-nilai, yaitu keyakinan (beliefs), yang terdiri dari berbagai asumsi dasar.

Fungsi:
Budaya organisasi dapat berfungsi sebagai:
1. identitas, yang merupakan ciri atau karakter organisasi;
2. pengikat/pemersatu (social cohesion), seperti orang berbahasa sunda bergaul dengan orang sunda, atau orang yang hobi olahraga yang sama;
3. sumber (sources), misalnya inspirasi;
4. sumber penggerak dan pola perilaku;

Fungsi budaya organisasi. Pertama, budaya mempunyai suatu peran pembeda. Hal itu berarti bahwa budaya organisasi menciptakan perbedaan yang jelas antara satu organisasi dengan yang lain. Kedua, budaya organisasi membawa suatu rasa identitas bagi anggota-anggota organisasi. Ketiga, budaya organisasi mempermudah timbulnya pertumbuhan komitmen pada sesuat yang lebih luas daripada kepentingan diri individual. Keempat, budaya organisasi itu meningkatkan kemantapan sistem sosial (Robbins, 2001).

Budaya organisasi mempunyai empat fungsi dasar (Nelson dan Quick, 1997), yaitu: (a) perasaa identitas dan menambah komitmen organisasi, (b) alat pengorganisasian anggota, (c) menguatkan nilai-nilai dalam organisasi, dan (d) mekanisme kontrol atas perilaku.
Dengan demikian, fungsi budaya organisasi adalah sebagai perekat dalam mempersatukan anggota dalam mencapai tujuan organisasi berupa ketentuan-ketentuan atau nilai-nilai yang harus dikatakan dan dilakukan oleh para karyawan. Hal tersebut dapat berfungsi pula sebagai kontrol perilaku para karyawan.

Budaya organisasi memiliki beberapa fungsi, pertama berperan sebagai pembatas yang membedakan antara suatu organisasi yang lain. Kedua, memberi bentuk identitas bagi para anggota organisasi. Ketiga, mempermudah untuk membangkitkan komitmen pada sesuatu yang lebih besar daripada kepentingan individual. Keempat, meningkatkan stabilitas sistem sosial karena budaya merupakan perekat sosial yang membantu menyatukan organisasi dengan menyediakan standar tentnag apa yang harus dikatakan dan dilakukan karyawan. Kelima, budaya memberi alasan dan mekanisme kontrol yang mengarahkan dan membentuk sikap dan perilaku karyawan.

2. Tipologi budaya organisasi
Cara lain untuk menggambarkan perbedaan antarnegara (atau sistem sosial lain) adalah melalui tipologi sebagai ganti dimensi. Sebuah tipologi menggambarkan sejumlah tipe ideal, yang masing-masing mudah dibayangkan. Membagi negara menjadi pertama, Kedua, dan Ketiga merupakan contoh tipologi.

Dalam praktik, tipologi dan model dimensional dapat dianggap sebagai pelengkap. Model dimensional lebih disukai untuk penelitian tapi tipologi lebih disukai tujuan pengajaran. Bacaan ini akan menggunakan sejenis tipologi untuk menjelaskan kelima dimensi.

Daftar Pustaka
Wulandari, Antonina Panca Y. Relasi dengan dunia. Jakarta: Gramedia: 2005.
Chatab, Nevizond. Diagnostic Management. Jakarta: Serambi ilmu semesta: 2007.
Moeljono,Dr. Djokosantoso. Cultured! Budaya organisasi dalam tantangan. Jakarta: Gramedia: 2005.
Drs. Nurkolis, M.M. Manajemen berbasis sekolah. Jakarta:Grasindo: 2002.
Davis, Keith dan John W. Newstro. Perilaku dalam organisasi: jilid 1. jakarta: erlangga: 2003.
Kartakusumah,Berliana. Pemimpin adiluhung genealogi kepemimpinan kontemporer. Jakarta:Mizan:2006.
Dr. Abdul djamil. Perlawanan kiai desa. Jogjakarta: LkiS: 2001.














June 04, 2013

Hukuman dan Imbalan


Definisi:
Hukuman: adalah pemberian suatu kejadian(tindakan) yang tidak disukai atau penghapusan suatu kejadian positif setelah adanya tanggapan yang mengurangi frekuensi tanggapan sebelumnya. Ada hubungan atau kemungkinan antara tanggapan yang ditentukan dengan konsekuensi yang tidak disukai atau stimulus (misal: pengurangan upah karena ketidakhadiran, memo yang diumumkan tentang prestasi pegawai yang buruk). Penolakan beberapa pihak terhadap penggunaan hukuman didasarkan atas moral bahwa tindakan yang menyakitkan adalah buruk dan harus dihindarkan.

Imbalan: Semua pengeluaran yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk pekerja dan diterima atau dinikmati oleh pekerja, baik secara langsung, rutin atau tidak langsung (pada suatu hari nanti)”.

Dampak:
Imbalan: salah satu dari pengaruh yang paling kuat terhadap kinerja individu adalah  sistem penghargaan organisasi Manajemen dapat menggunakan penghargaan yang menarik karyawan yang memiliki keterampilan bergabung dengan organisasi. Gaji, kenaikan, dan kepemilikan saham merupakan aspek penting dari sistem penghargaan.
Imbalan kerja bergantung pada kinerja, hal ini akan mendorong para pekerja untuk mengeluarkan tingkat yang tinggi.

Hukuman (punnishment) dirancang untuk mengubah perilaku dengan cara memberikan akibat yang tidak menyenangkan jika orang-orang gagal mengubah perilakunya menjadi perilaku yang diinginkan. Contoh memberikan skors kepada pegawai yang sering tidak masuk kerja.

Menurut E.L Thorndike (Reward and Punnisment in animal learning, Contemporary psychology Monograph, 1883,8,no.39) hukuman memaksakan dampaknya atas perilaku dengan melemahkan hubungan antara stimulus dan tanggapan (response) selanjutnya ia meninjau ulang tentang pernyataan tersebut.

Daftar Pustaka:
Ruky, Achmad S. Manajemen penggajian & pengupahan untuk karyawan perusahaan. Jakarta: Gramedia: 2001.
Davis, Keith dan John W. Newstrom. Perilaku dalam Organisasi: Jilid 1. Jakarta: Erlangga: 2003.






April 29, 2013

Pengambilan Keputusan Organisasi


Nama: Noni Marine Nindya
NPM: 15111203
Kelas: 2KA18

Definisi
Pengambilan keputusan organisasi di definisikan sebagai aktifitas yang tidak di anggap sebagai bagian dari peran formal seseorang dalam organisasi, tetapi yang memengaruhi, atau berusaha memengaruhi , distribusi keuntungan dan kerugian di dalam organisasi.
menurut Pradjudi(1997:45), kerangka kerja yang ada dalam sistem pengambilan keputusan adalah sebagai berikut:

  1. Posisi orang yang berwenang dalam mengambil keputusan;
  2. Problema (penyimpangan dari apa yang dikehendaki dan direncanakan atau dituju);
  3. Situasi si pengambil keputusan itu berada;
  4. Kondisi si pengambil keputusan (kekuatan dan kemampuan menghadapi problem);
  5. Tujuan (apa yang diinginkan atau dicapai dengan pengambilan keputusan).
Jenis-jenis pengambil keputusan
Keputusan adalah hasil yang dicapai dari proses pengambilan keputusan. Menentukan pilihan (memutuskan) atau arah tindakan bagi organisasi adalah keputusan, secara umum keputusan dibagi menjadi dua jenis sebagai berikut:

1. keputusan strategis
Setiap organisai melahirkan berbagai kebijakan atau keputusan organisasional. Kebijakan dan arah organisasi merupakan keputusan strategis. Kebijakan menita banyak perhatian terutama bagi manajer puncak karena pengaruhnya sangat besar terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup organisasi.

2. keputusan operasional
Adanya keputusan operasional menyangkut pengelolaan organisasi sehari-hari. Keputusan operasional sangat menentukan efektivitas keputusan strategis yang di ambil para manajer puncak (Drummond, 1995:13). Dengan demikian,keputusan yang diambil dalam proses manajemen baik manajer puncak maupun manajer menengah dan manajer rendah harus saling sinergi agar memiliki kekuatan untuk menembus factor-faktor eksternal dalam menuju masa depan organisasi secara lebih baik.

Faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan
Faktor-faktor yang diperkirakan mempengaruhi peringkat pengambilan keputusan ialah distribusi kewenangan dan pendayagunaan informasi. Dari segi kewenangan dan pendayagunaan informasi.
Dari segi kewenangan, suatu sistem ekonomi dikatakan tersentralisasi apabila kewenangan membuat keputusan dimonopoli dengan peringkat atas organisasi.
Sebaliknya, suatu sistem ekonomi dikatakan terdesentralisasi apabila kewenangan membuat keputusan terletak pada peringkat bawah organisasi. Namun dalam kenyataan, kewenangan membuat keputusan biasanya tersebar pada berbagai peringkat dan  berubah sesuai dengan tuntutan perkembangan.

Daftar Pustaka
Robins, Stephen. Organizational. Amerika: Pearson Education: 2007.
Anrizhal, Syafarudin. Sistem pengambilan keputusan pendidikan. Jakarta: Grasindo: 2004.
Surbakti, Ramlan. Memahami ilmu politik. Dekalb,Ilionis,AS: Grasindo: 2010.



Komunikasi Dalam Organisasi

Nama: Noni Marine Nindya
NPM: 15111203
Kelas: 2KA18

Definisi  Menurut Wayne(2001) didefinisikan sebagai pertunjukan dan penafsiran pesan di antara unit-unit komunikasi yang merupakan bagian dari organisasi.

Jenis dan Proses Komunikasi
Proses komunikasi merupakan wahana penyampaian teks sekaligus penyedia gambaran dari jenis dan tingkatan berbeda dalam komunikasi dan dalam proses komunikasi,
manajemen puncak harus membangun proses komunikasi terbuka dan jujur sehingga bisa diterima setiap karyawan.
Jenis-jenis dalam komunikasi dalam organisasi bisa melalui:
  • Message, merupakan kemasan substansi informasi perusahaan
  • Media, merupakan serangkaian pilihan alat dan saluran komunikasi
  • Receipt, merupakan penerimaan pesan-pesan perusahaan kepada audiensi yang dikehendaki oleh perusahaan
  • Understan, setelah pesan diterima, maka diharapkan audiens memahami maksud dan tujuan dari isi pesan perusahaan (proses internalisasi)
  • Retain, tindakan audiensi apakah mereka melaksanakan isi pesan atau apakah isi pesan diterima dan dipahami oleh audiesni terhapus lantaran informasi yang berlebihan
  • Impact. perusahaan perlu mengetahui, apakah isi pesam yang di maksud berpengaruh terhadap sikap dan perilaku audiensi dalam pengambilan keputusan

Berbagai jenis syestem yang telah di buat untuk membantu proses komunikasi yang di lakukan dalam sebuah organisasi, khususnya organisasi bisnis, baik antar personal, antar bagian dalam organisasi maupun dengan pihak2 diluar organisasi, yang dalam hal ini setidaknya ada enam jenis system informasi formal yaitu:
1. Sistem pemrosesan transaksi (Transaction-processing system)
2. Sistem informasi manajemen (MIS)
3. Sistem pendukung pengambilan keputusan (Decision support system)
4. Sistem informasi eksekutif (excutive information system)
5. Sistem jaringan internal (intranet)
6. Sistem pintar (expert system) yang secara khusus di buat untuk mempresentasikan berbagai informasi yang di perlukan sebagai referensi bagi pihak2 tertentu.

Implikasi Manajerial
Pada bagian ini peneliti menyajikan berbagai implikasi kebijakan yang dapat di hubungkan dengan temuan-temuan yang dihasilkan dalam penelitian ini. Implikasi manajemen memberikan kontribusi praksis bagi manajemen.


Daftar Pustaka
Umar, Husein. Komunikasi Dalam Organisasi. Jakarta: Gramedia: 2004.
Zuhal. Knowledge and innovation platform kekuatan daya saing. Jakarta: Gramedia: 2010.
Wiweko, Hidayat. Dasar bisnis dan manajemen. Jakarta: Universitas Mercu Buana: 2011.